5 Plugin Under Maintenance WordPress Terbaik

by | Oct 6, 2021 | SEO

Maintenance website adalah kegiatan pemeliharaan website yang bertujuan untuk merawat website agar memiliki performa yang baik, terupdate, dan terhindar dari berbagai permasalahan yang dapat merugikan website kamu. Dan ketika melakukan maintenance website, penting untuk memberikan informasi under maintenance kepada pengunjung di halaman home. Karena tampilan website dan beberapa fitur website mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan begitu, kamu bisa tetap menjaga kenyamanan pengunjung dan dapat melakukan maintenance tanpa terburu-buru.

 

Bagi kamu yang memiliki website berbasis WordPress, kamu tidak perlu membuat halaman khusus atau membuat coding sendiri, cukup menggunakan plugin under maintenance yang telah disediakan. Sebelum mengetahui plugins tersebut, kita akan mengetahui terlebih dahulu beberapa keuntungan membuat halaman under maintenance dengan plugin.

 

3 Keuntungan Membuat Halaman Under Maintenance dengan Plugin

 

Kenapa kita perlu menggunakan plugin under maintenance ketika melakukan maintenance website? Berikut 3 kelebihan yang bisa kamu dapatkan.

 

1. Memberikan Kenyamanan Kepada Pengunjung Website

 

Ketika melakukan maintenance website, tampilan website bisa saja menjadi kurang menarik dan beberapa fungsi (fitur) website tidak berjalan dengan baik. Hal ini tentu akan membuat kredibilitas website kamu menjadi kurang baik di mata pengunjung.

 

Jika tidak ada pemberitahuan (notifikasi), pengunjung akan mengira website kamu tidak bisa diakses dan mengganggu kenyamanan mereka. Bisa saja mereka akan langsung meninggalkan website kamu dan tidak kembali mengunjungi website.

 

Hal ini tentu akan berdampak negatif terhadap website atau bisnis kamu, kamu bisa kehilangan peluang untuk mendapatkan calon konsumen.

 

Berbeda jika kamu memberitahu pengunjung website bahwa website kamu sedang dalam perbaikan, maka mereka bisa memahami dan kembali berkunjung beberapa saat kemudian.

 

2. Membuat Halaman Under Maintenance Dengan Mudah

 

Sebenarnya, WordPress menyediakan cara manual untuk menampilkan halaman under maintenance, tetapi kamu perlu membuat coding sendiri. Bagaimana jika kamu seseorang yang tidak terlalu memahami coding (berbagai bahasa pemograman website)? Tentu hal ini akan merepotkan kamu kan?

 

Nah dengan plugin under maintenance, tinggal install plugin, melakukan beberapa pengaturan (setting), kemudian halaman under maintenance siap ditampilkan.

 

3. Membuat Halaman Under Maintenance Lebih Menarik

 

Halaman under maintenance biasanya akan berisi sebuah pemberitahuan sederhana dengan tampilan yang sederhana. Jika ingin membuatnya lebih menarik, tentu perlu merancang coding secara optimal dengan penambahan beberapa elemen seperti gambar, warna, dan lain-lain.

 

Ketika menggunakan plugin under maintenance, banyak template dan gambar bawaan yang disediakan sesuai dengan jenis website kamu. Kamu juga bisa menambahkan informasi lain seperti waktu hitung mundur kapan website kamu bisa diakses kembali, sehingga pengunjung website bisa datang kembali setelah perbaikan selesai.

 

Bukan hanya itu, kamu bisa menambahkan form email untuk mengumpulkan data pengunjung seperti nama, email, nomor telepon, dan data lain yang mungkin kamu butuhkan.

 

5 Plugin Under MainTenance Terbaik

 

Berikut 5 plugin yang bisa kamu gunakan untuk membuat website under maintenance di WordPress.

 

1. Minimal Coming Soon

minimal coming soon

Minimal Coming Soon merupakan salah satu plugin yang cukup fleksibel digunakan dengan berbagai template dan plugin WordPress. Kamu bisa membuat halaman under construction tanpa adanya kendala kompatibilitas (ketidakcocokan).

 

Kamu juga bisa melakukan kustomisasi tampilan halaman under maintenance website dengan 200+ template yang tersedia. Bahkan, kamu bisa mengedit background tampilan dengan 26 filter populer Instagram.

Kamu juga bisa menambahkan 47 pilihan animasi yang membuat tampilan halaman under maintenance menjadi lebih menarik.

 

Selain menyediakan tampilan yang menarik, plugin ini juga telah terintegrasi dengan tools email marketing. Kamu bisa mendapatkan subscriber atau data pengunjung yang mungkin berguna untuk kebutuhan marketing bisnis kamu.

 

2. Under Construction Page

under construction

Under Construction Page adalah plugin yang bisa membantu kamu membuat halaman under maintenance dengan mudah dan cepat.

 

Kamu bisa memanfaatkan fitur drag and drop yang telah disediakan. Tinggal pilih elemen yang dibutuhkan dan geser ke posisi halaman yang diinginkan.

 

Plugin ini juga menyediakan lebih dari 2 juta gambar dan 270 template. Dengan begitu, kamu bisa menampilkan halaman under maintenance yang menarik sesuai dengan tema website kamu.

 

Jika gambar dan template yang tersedia masih belum cukup, kamu bisa menggunakan kustomisasi CSS untuk menambahkan lebih banyak gambar yang menarik.

 

Plugin juga sudah terintegrasi dengan berbagai tools penting, seperti Mailchimp dan Zapier. Bagi kamu yang menggunakan strategi email marketing, tentu ini sangat membantu kan?

 

3. Smart Maintenance Mode

smart maintenance

 

Smart Maintenance Mode merupakan plugin under maintenance yang bersifat open source dan bisa digunakan secara gratis.

 

Walaupun demikian, kamu akan tetap mendapatkan fungsi optimal saat membuat halaman under maintenance. Kamu bisa menambahkan gambar yang diinginkan, membuat waktu hitung mundur, dan teks dengan mudah melalui dashboard.

 

Dengan plugin ini, kamu juga bisa membuat akses khusus. Jadi, tim kamu tetap bisa menggunakan website untuk berbagai kebutuhan ketika melakukan maintenance.

 

4. Elementor Maintenance Mode

Elementor-coming-soon

 

Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan istilah Elementor, yaitu sebuah website builder yang memiliki fitur yang lengkap. Kamu juga bisa membuat halaman website dengan praktis dan cepat.

 

Elementor juga menyediakan plugin under maintenance yang dinamakan Elementor Maintenance Mode. Plugin ini menyediakan banyak template yang bisa dipilih sesuai jenis website. Mulai dari website kuliner, website otomotif, toko online fashion, dan jenis website lainnya.

 

Dalam satu template, kamu bisa menambahkan informasi apa saja untuk halaman under maintenance dengan mudah. Misalnya form registrasi, ikon media sosial, waktu hitung mundur, atau teks yang berisi informasi “under maintenance”.

 

Kamu juga bisa membaca salah satu blog elementer mengetahui how to put a wordpress site in maintenance mode untuk menggunakan plugin ini pada WordPress.

 

5. Slim Maintenance Mode

slim maintenance

 

Bagi kamu yang ingin tampilan under maintenance yang simple, plugin Slim Maintenance Mode bisa kamu gunakan. Tidak perlu melakukan berbagai setting, tinggal aktifkan plugin dan halaman maintenance sudah muncul di website. Saat plugin ini aktif dengan adanya pesan di dashboard, kamu akan masuk mode under construction. Artinya, kamu sebagai admin tetap bisa melihat tampilan website secara utuh, pengunjung akan melihat halaman under maintenance. Plugin ini juga akan mengirim HTTP 503 pada mesin pencarian sehingga tidak mengganggu rangking website kamu pada hasil pencarian.

Popular Post

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Chat Me